ku posting apa yang ingin ku posting


Posted by muhammad on Feb 24, '08 11:04 AM for everyone
Link: http://www.toggletext.com/kataku_trial.php

situs untuk menerjemahkan

Posted by muhammad on Nov 9, '07 9:34 PM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
kandidat calob Gubernur Jateng

Posted by muhammad on Nov 6, '07 6:01 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
koran kebanggaan Tegal dan sekitarnya.

Posted by muhammad on Nov 6, '07 5:54 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Koran kebanggaan Wong Tegal sampai Pekalongan



Posted by muhammad on Aug 5, '07 5:59 AM for everyone

Posted by muhammad on Aug 5, '07 5:45 AM for everyone

Posted by muhammad on Jun 18, '07 11:00 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Posted by muhammad on May 25, '07 9:54 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Posted by muhammad on Mar 27, '07 1:39 AM for everyone

Dalam situs buatanku, http://www.mobilephone.cjb.net, kursorku keluar gambar HP (mobilephone) bila digerakkan. Silakan lihat. Bila berminat scriptnya aku akan copykan.


Posted by muhammad on Mar 19, '07 6:18 AM for everyone

Kalau sebelumnya kupaparkan kode html biar blog bisa diterjemahkan berbagai bahasa, kini aku dapatkan kode agar situs anda bisa ngelink dengan situsku. Kalo berminat, silahkan paste kode di bawah ini ke dalam blog anda (terutama yang pakai www.blogspot.com, masukkan ke Add Page a Element Add HTML

<script language="JavaScript">
<!-- Original:  Sven David Hildebrandt (shildebr@online.no) -->
<!-- Web Site:  http://home.hia.no/~sdhild99 -->

<!-- This script and many more are available free online at -->
<!-- The JavaScript Source!! http://javascript.internet.com -->

<!-- Begin
function goToURL() { window.location = "http://www.mobilephone.cjb.net"; }
//  End -->
</script>

<form>
<input value="INFO MOBILEPHONE (HP)" onclick="goToURL()" type="button"/>
</form>


Posted by muhammad on Mar 19, '07 5:53 AM for everyone

Aku mendapatkan kode html TRANLATE: Dengan memasukan kode tersebut, blog kita yang berbahasa inggris, bisa diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa internasional. Tinggal klik fitur tersebut.

Lihat contoh di situsku: http://www.mobilephone.cjb.net

Di situ sudah ada fitur translate, sehingga situs buatanku itu bisa diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, seperti bahasa arab,jepang,korea.

INILAH KODE HTML TRANSLATE: (Selamat mencoba)

<form action="http://www.google.com/translate">
<script language="JavaScript">
<!--
document.write ("<input name=u value="+location.href+" type=hidden>")
//  -->
</script>
<input value="en" name="hl" type="hidden"/>
<input value="UTF8" name="ie" type="hidden"/>
<input value="" name="langpair" type="hidden"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/13539949_e76af75976.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="French" value="en|fr" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/13539933_041ca1eda2.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="German" value="en|de" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/13539953_0384ccecf9.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="Italian" value="en|it" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/13539966_0d09b410b5.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="Portuguese" value="en|pt" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/13539946_2fabed0dbf.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="Spanish" value="en|es" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/13539955_925e6683c8.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="Japanese" value="en|ja" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/13539958_3c3b482c95.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="Korean" value="en|ko" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/img/43/1633/320/14324441_5ca5ce3423.jpg" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="Chinese Simplified" value="en|zh-CN" type="image" height="20" width="30" name="langpair"/>
<input
src="http://photos1.blogger.com/blogger/3709/485/1600/arabic-flag.gif" onclick="this.form.langpair.value=this.value" title="Arabic" value="en|ar" type="image" height="20" width="30" name="langpair2"/>
</form><a href="http://betabloggerfordummies.blogspot.com"><img alt="Dummies Guide to Google Blogger Beta"
src="http://betabloggerfordummies.googlepages.com/logo.gif"/></a>


Posted by muhammad on Feb 28, '07 10:55 PM for everyone
Link: http://www.agloco.com/r/BBCF0772


AGLOCO™ adalah suatu komunitas global dari pengguna internet, yang aktif menjadi anggota (member) akan dibayar ketika mereka memakai internet, apapun kegiatan internet anda seperti chatting, surfing, berkirim email anda akan tetap dibayar oleh AGLOCO ™ juga AGLOCO ™ membayar kepada mereka yang aktif mendapatkan refferal atau anggota dibawah anda sebanyak 4 level sebagai perpanjangan ke aktifan dan kekereatifan anda dalam mengelola organisasi AGLOCO ™ anda.

Posted by muhammad on Feb 25, '07 9:32 PM for everyone
Category:Other
Kronologi Tenggelamnya Levina:
*) Minggu (25/2/2007), sekitar pukul 12.00 WIB, empat kapal rombongan wartawan, KNKT dan Puslabfor berangkat meliput dan memeriksa kondisi kapal Levina yang sedang ditarik menuju tepi Pelabuhan.
*) Puslabfor adalah tim pertama yang naik ke Kapal Levina
*) Puslabfor menyatakan kondisi kapal aman dinaiki. Rombongan lain naik kapal sehingga ada sekitar 16 orang di dalam kapal
*) Sekitar pukul 13.00 WIB, KNKT mulai melakukan pemeriksaan pada bangkai kapal. Tapi tiba-tiba kapal miring.
*) 16 orang yang berada di atas kapal langsung berloncatan ke laut. Rata-rata tidak memakai pelampung. Sebab, Tim Puslabfor yang telah berada di atas kapal menginformasikan bahwa kapal dalam keadaan aman.
*) Ketika kapal mulai miring, mayoritas penumpang yang berada di lantai 3 langsung meloncat ke laut melalui jendela
*) Kapal sempat timbul tenggelam. Speedboat dari Polair datang menyelamatkan.
*) 1 orang wartawan Lativi meninggal. Seorang karyawan RCTI, karyawan KNKT bisa diselamatkan, 2 orang anggota Puslabfor dan seorang kameraman SCTV hilang dan belum ditemukan
Sumber: Data Lapangan


Bangkai KM Levina Tenggelam
*Satu Tewas, Tiga Hilang
JAKARTA - KM Levina kembali makan korban. Setelah puluhan nyawa mwlayang akibat terbakar, bangkai kapal yang sedang diinvestigasi oleh Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Puslabfor Mabes Polri di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (25/2) sekitar pukul 13.30 WIB tenggelam. Kapal tiba-tiba miring dan cepat tenggelam saat para wartawan dan petugas berada di atasnya.
Akibat kejadian itu wartawan Lativi Suherman tewas, sedangkan wartawan SCTV Guntur dua petugas Puslabfor Polri belum ditemukan. Wartawan lain saat ini dirawat di Port Medical Center, Tanjung Priok.
Menurut petugas Instalasi Gawat Darurat RS Port Medical Center, di Jakarta, Herman sudah tidak sadar ketika dibawa ke rumah sakit, dan akhirnya meninggal karena diduga korban sempat tenggelam. Korban lainnya yang saat ini dirawat di rumah sakit tersebut juru kamera RCTI Bima Marzuki, dan seorang kru dari Lativi, dan satu orang anggota KNKT.
Hingga berita ini diturunkan tadi malam, seorang juru kamera SCTV Guntur dan dua anggota KNKT Sugeng Riyadi dan Widiantoro, serta dua petugas Puslabfor, belum ditemukan. Menurut informasi Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Letnan Kolonel (Laut) Hendra Pakan, kejadian sekitar pukul 13.30 WIB, setelah para korban mulai menaiki bangkai kapal KMP Levina I sejak pukul 11.30 WIB.
Hendra menjelaskan, belum diketahui secara pasti penyebab KMP Levina I menjadi oleng dan tenggelam, padahal kondisi cuaca ketika itu cukup cerah namun pusaran airnya kuat. "Saya memperoleh informasi, umumnya wartawan tidak bersedia menggunakan pelampung, padahal prosedurnya harus menggunakan alat penyelamat tersebut," kata Hendra. Sementara anggota KNKT dan Polri yang menaiki KMP Levina I menggunakan pelampung.
Hendra menjelaskan, kejadian tenggelamnya Levina berlangsung sangat cepat. Petugas KNKT, Puslabfor, dan rombongan wartawan menjadi panik dan berloncatan ke laut untuk menyelamatkan diri. Hendra belum bisa menceritakan kronologi tenggelamnya kapal. Tapi kemungkinan besar kapal milik KPT Praga Jaya Sentosa itu sudah tenggelam di perairan Muara Gembong, Bekasi. "Saya baru terima informasi separuh-separuh dari teman yang di lapangan. Tapi kemungkinan kapalnya sudah tenggelam," jelasnya.
Sementara itu, ibunda Suherman, Ny Tuti (70 tahun) yang ditemui di Port Medical Center, Tanjung Priok, mengatakan Suherman pada tahun ini berencana melangsungkan pernikahan. Anak bungsu dari delapan bersaudara itu masih tinggal di rumah orang tuanya. Ny Tuti sendiri tidak terlalu mendapat firasat soal kepergian Suherman untuk selamanya. "Tadi pagi dia datang ke rumah sekitar pukul 09.00 WIB untuk sarapan, dan selanjutnya berangkat lagi untuk kerja," ungkapnya.
Menurut Panji, manajemen Lativi sedang membicarakan secara internal terkait asuransi dan berbagai bantuan yang diberikan kepada korban maupun keluarga.
Menhub Hatta Rajasa menegaskan, prosedur keamanan telah dilakukan sebelum tim dari Puslabfor dan KNKT serta wartawan berangkat menuju bangkai Kapal Levina. Caranya dengan memberikan pengarahan sebelum berangkat ke lokasi. "Diawali dengan briefing di markas Polair dan pembagian baju pelampung," kata Hatta dalam konferensi pers di Markas Polair Pondok Dayung, Jakarta Utara, Minggu (25/2).
SUDAH DIBRIEFING
Menurut Hatta, saat itu sekitar pukul 11.00 WIB, penyidik Labfor dan KNKT melakukan koordinasi di markas Polair. Beberapa wartawan yang hadir bermaksud ikut meliput ke atas bangkai KM Levina I. "Saat pemberian briefing diberitahu bahwa tempat-tempat berbahaya di kapal tidak boleh didatangi," ujar Hatta.
Hatta menambahkan, tim kemudian tiba di lokasi di perairan Muara Gembong sekitar pukul 12.00 WIB, dengan menggunakan kapal Polair. Dan sekitar pukul 13.30 WIB, kapal kemudian miring dan dalam hitungan menit bangkai Levina tenggelam.
Dijelaskan Hatta, yang ikut dalam rombongan adalah dari Puslabfor 10 orang, KNKT 4 orang. Sedang wartawan yang ikut serta dari RCTI 2 orang, ANTV 2 orang, SCTV 3 orang, Indosiar 2 orang, Metro TV 1 orang, Lativi 1 orang, dan Elshinta 1 orang. Akibat musibah ini, seorang kameramen Lativi, Suherman, meninggal dunia. Sedang 3 orang masih hilang yakni M Guntur wartawan SCTV, serta 2 anggota Puslabfor AKBP Langgeng Widodo dan Kompol Widyantoro.
Wakapolri Komjen Pol Makbul Padmanegara menegaskan, dalam olah TKP, siapa pun tidak boleh masuk. Tragedi tenggelamnya KM Levina yang menewaskan kameramen Lativi Suherman dan menyebabkan 3 orang luka-luka, dan 3 orang masih hilang, disebabkan karena kurang tegasnya petugas. "Bagi kami ini adalah pelajaran yang berharga dalam menghadapi masalah harus dengan tegas," kata Makbul dalam jumpa pers di Markas Polair Pondok Dayung, Jakarta Utara, Minggu (25/2).
Menurut Makbul, dalam ketentuan hanya petugas yang diperkenankan masuk ke TKP. Biasanya di TKP dikelilingi police line, untuk mencegah hilangnya barang bukti. "Kalau ada wartawan yang memasuki KM Levina, itu menjadi persoalan kami, karena ketentuannya tidak boleh dan persoalan juga bagi rekan wartawan," terang Makbul.
Dia menjelaskan, dalam memasuki tempat yang berbahaya harus dipatuhi bersama. Pada saat pemberangkatan juga sudah diadakan briefing dan diberitahu bahwa tempat-tempat berbahaya tidak boleh didatangi. (mly/jpnn/dtc)


Posted by muhammad on Feb 14, '07 3:42 AM for everyone
Link: http://www.freewebs.com/mymobilephone

this is info product mymobilephone

Posted by muhammad on Dec 18, '06 11:14 PM for everyone
Start:     Dec 19, '06 12:00a
Location:     RADAR TEGAL
adopt your own virtual pet!

Posted by muhammad on Dec 18, '06 11:09 PM for everyone
Start:     Dec 19, '06 12:00a
Location:     di Radar
adopt your own virtual pet!

Posted by muhammad on Dec 18, '06 10:14 PM for everyone


Kalau saja Radio Labamba FM (sebelumnya Labama) tidak meminta Radar Tegal mengisi on air soal Hak Asasi Manusia (HAM), Minggu (10/12) pekan lalu, kalau saja Radar Tegal tidak mengutus saya mengisi acara di Labamba itu, mungkin saya tidak banyak meluangkan waktu untuk menyimak UU NO 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UUD 45 yang telah diamandemen, terutama Bab X tentang HAM. Tugas dan kewajiban rupanya bisa memaksa seseorang untuk lebih tahu (atau sok tahu?) tentang suatu masalah.
Dalam kedua undang-undang tersebut disebutkan secara jelas hak-hak asasi yang melekat pada manusia. Bahkan dalam UUD 45 Bab X, HAM dijabarkan mulai pasal 28 A sampai 28 J. Pasal-pasal hasil amandemen tadi telah dengan tegas merumuskan prinsip HAM yang mengatakan, setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup dan kehidupannya. Mengenai hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, hak untuk mengembangkan diri, hak atas keadilan, hak kemerdekaan, kebebasan untuk memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, hak atas kebebasan informasi, hak keamanan, hak kesejahteraan, dan lain-lain. Dengan rumusan yang lebih rinci dan jelas mengenai HAM seperti itu, tentunya akan sangat membantu peran semua pihak dalam menunjang pemajuan dan perlindungan HAM.
Yang menjadi pertanyaan, sudahkah pasal-pasal HAM tersebut dilaksanakan dengan baik? Bagaimana perlindungan HAM di Kota Tegal? Tentu tak mudah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, apalagi bagi saya. Tapi tidak ada salahnya khan kalau saya mencoba meneropong beberapa pasal itu dan menariknya pada peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di kota bahari ini.
Hak untuk hidup dan mempertahankan hidup dan kehidupannya (Pasal 28 A). Wong Tegal tentu mempunyai hak ini, tapi beberapa kali pembunuhan terjadi di kota ini, salah satunya seorang SPG dibantai teman selingkuhan. Hak untuk mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya (Pasal 28 C ayat 1), tapi coba lihat, beberapa anak-anak tidak bisa mendapatkan pendidikan karena keluarga tidak mampu. Mereka terjun menjadi anak jalanan, mengisi ruang-ruang stasiun, terminal dan beberapa sudut kota.
Hak untuk bekerja dan mendapat imbalan serta perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja (Pasal 28 D ayat 3). Tapi bagi sebagian mencari kerja begitu sulit. Mereka menjadi pengangguran. Kalau pun telah bekerja, beberapa orang tidak mendapatkan imbalan yang layak. Upah mereka masih di bawah UMR. Bahkan ada yang harus di-PHK dan tidak mendapatkan pesongan yang layak. Ingatkah buruh pabrik kacang di Kota Tegal yang menjerit dan berjuang mendapatkan haknya?
Hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat (Pasal 28 H ayat 1). Bong Cina dan pinggiran rel kereta api tentu saja bukan tempat tinggal dan lingkungan hidup yang baik dan sehat, tetapi sampai saat ini beberapa warga di Kota Tegal terpaksa bertahan di wilayah itu. Coba saja lihat Bong Cina di Mintaragen Tegal Timur? Di wilayah itu telah menjadi tempat tinggal.
Jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum (Pasal 28 D ayat 1). Baru saja di Tegal telah terjadi 'drama' perlakuan yang tidak sama (boleh dikata istimewa) terhadap salah seorang tahanan. Di manakah perlakukan yang sama di depan hukum bila satu tahanan dibawa ke Rutan dengan mobil mewah, sementara yang lain tidak? Bukankah biasanya seorang tahanan dibawa ke rutan dengan mobil tahanan?
Melihat kondisi semacam itu agaknya untuk menegakan HAM perlu adanya dukungan dari semua pihak, masyarakat, politisi, akademisi, tokoh masyarakat, dan pers, agar upaya
penegakan hak asasi manusia bergerak ke arah positif sesuai harapan kita
bersama. Di samping diperlukan niat dan kemauan yang serius dari pemerintah, aparat penegak hukum, dan elit politik agar penegakan hak asasi manusia berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan. (*)


Posted by muhammad on Dec 12, '06 5:05 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Inilah Pontjo Dijono alias A Kie, tersangka ilegal logging yang diperlakukan istimewa. Dia diantar ke Rutan dengan mobil Kasatreskrim yang disopiri Kapolresta Tegal. Lual biasaaaa









adopt your own virtual pet!


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help